Jika kita beranggapan bahwa hanya hewan dan tanaman langka saja yang perlu dilindungi dan dilestarikan maka hal tersebut menurut Penulis adalah sesuatu yang kurang tepat.
Andaikan kita dapat sedikit lebih peka terhadap sesuatu hal yang ada di sekitar, mungkin kita akan merasa bahwa ada beberapa jenis makhluk hidup lain yang perlu dilindungi dan dilestarikan, baik dikarenakan jumlah mereka sedikit ataupun penerus mereka tidak ada.
Makhluk hidup yang perlu dilestarikan tersebut menurut Penulis salah satunya adalah beberapa jenis/type mahasiswa.
Lah kok bisa mahasiswa masuk kategori makhluk hidup yang perlu dilindungi dan dilestarikan?
Jawabannya adalah bisa saja, karena ternyata sepengalaman Penulis mahasiswapun terdiri dari beberapa jenis.
Lalu selanjutnya jenis/type mahasiswa seperti apa yang perlu dilindungi dan dilestarikan?
Mahasiswa yang perlu dilndungi dan dilestarikan adalah mahasiswa yang sudah jarang ditemui, khususnya oleh Penulis di duina perkuliahan. Menurut Penulis sendiri, jenis/type mahasiswa tersebut adalah mahasiswa yang suka baca (minimal itu postingan temannya atau yang paling penting berita), mahasiswa yang ngerjain tugas minimal H-3, mahasiswa yg tidak apatis,
mahasiswa yang berani ngomong benar meskipun sendirian dan mahasiswa2 langka lainnya.
Gak Penting???
Tunggu dulu, menurut Penulis hal ini perlu mendapat perhatian dan tindak lanjut dari kita semua. Karena penting ga penting akan kita sadari saat jenis/type mahasiswa-mahasiswa tersebut sudah tidak ada di kampus.
Bayangkan kalau misalnya mahasiswa sebagai penerus bangsa/harapan masyarakat tapi tidak tahu berita terbaru dan hanya mendengar sekilas dari orang yg belum tentu benar, trus bertindak atau beropini tanpa mecari tahu berita yang benarnya.
Bayangkan kalau misalnya tidak ada lagi mahasiswa yang buat tugas hasil pemikirannya sendiri dan kerjaannya cuma copypaste tugas H-1 jam.
Bayangkan kalau misalnya tidak ada lagi mahasiswa yang mau jadi panitia suatu kegiatan di kampus, dan lain sebagainya.
Mungkin jika hal tersebut di atas terjadi, kampus bukan lagi sarana untuk mencari ilmu, pencetak penerus baru, pencetak solusi baru, dan pusat pembawa kemajuan bangsa. Tapi menjadi sarana, orang-orang yang mempunyai semangat bergelora untuk bertindak tanpa dasar, orang-orang yang bercuap pendapat tanpa mencari kabar benar, dan orang-orang yang tidak peduli perubahan tetapi yg penting tenar.
Miris?? Atau masih menganggap gak penting?
Hmmm.. kenyataanya sekarang ada beberapa yang seperti itu kawan, penting ga penting itu dikembalikan lagi kepada diri masing-masing. Penulis menganggap penting dikarenakan sepengalaman Penulis sekarang jenis/type mahasiswa yang memenuhi syarat dilindungi dan dilestarikan di atas sudah jarang ditemui di kampus, termasuk salah satunya pun Penulis, belum bisa memenuhi salah satu syarat mahasiswa yang dilindungi tersebut.
Penulis mengajak kepada kita semua yuk mari biasakan baca minimal berita, yuk mari berikan gagasan baru saat diberikan sebuah tugas, yuk mari adil dalam berpikir saat kita akan mengungkapkan pendapat, yuk mari aktif di kampus untuk menjalankan roda organisasi mahasiswa dan yuk mari melakukan hal-hal yang dapat menjadikan kita layak di sebut sebagai "Mahasiswa"
*Renungan untuk diri sendiri